RASA KEKELUARGAAN DAN SALING MENGHARGAI
Di tempat saya bekerja sekarang ini, banyak sekali hal - hal yang membuat saya belajar untuk lebih mengerti apa yang dinamakan kebersamaan. Ada sesuatu yang bisa dipahami oleh logika dan adapula yang hanya mengandalkan perasaan sebagai dasarnya. Banyak yang sudah berusia setengah abad tetapi masih aktif menjalani pekerjaan tidak hanya yang berkaitan dengan SOPnya, namun banyak pula yang masih mencari ladang basah lain sebagai pendapatan lain.
Ada pula yang hanya mengerjakan pekerjaan seadanya sambil menunggu jam pulang kantor. Memang di kantor saya pria lebih mendominasi posisi jabatan yang ada, namun tidak sedikit para ibu yang menjadi orang - orang kepercayaan atasan saya. Mulai dari usia 25 tahun sampai yang hampir pensiun pun ikut mengisi kantor ini. Tapi tidak ada perbedaan yang menjadi jurang diantara kami semua, justru dengan adanya hal ini kami belajar untuk saling memahami satu sama lain dan berusaha menjalin tali silaturahmi.
Mungkin karena faktor waktu juga yang membawa kami pada rasa kekeluargaan yang tertanam pada diri kami ini. banyak dari beberapa staf yang memang sudah bekerja di tempat ini berpuluh - puluh tahun. Staf yang lebih senior sangat menghargai juniornya begitupun sebaliknya.
Dengan adanya hal tersebut di atas, saya sangat merasa diorangkan baik oleh atasan maupun teman sejawat. Atasan saya sangat mengerti stafnya baik dalam hal pekerjaan maupun hal di luar pekerjaan dan itu yang membuat saya betah dan tidak merasa diacuhkan. Beliau tidak pernah mendiskriminasi sesuatu hal pada setiap stafnya. Oleh karena itu keanekaragaman yang ada di kantor saya tidak pernah menjadi masalah. itu semua karena adanya rasa saling menghargai dan memahami satu sama lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar