Sabtu, 06 Desember 2014

MANAJEMEN SDM

      Di dalam lingkungan tempat saya bekerja, sebenarnya merupakan lingkungan yang sederhana dan tidak mengadakan rekruitmen dan job training melainkan hanya pegawai yang ditempatkan oleh pusat saja yang akan bekerja di tempat ini. Tapi dalam melaksanakan pekerjaan, kami selalu menjalankan tugas dengan berpedoman pada visi dam misi jakarta baru yaitu :

Visi :
Jakarta Baru, kota modern yang tertata rapi, menjadi tempat hunian yang layak dan manusiawi, memiliki masyarakat yang berkebudayaan, dan dengan pemerintahan yang berorientasi pada pelayanan publik.

Misi :
1. Mewujudkan Jakarta sebagai kota modern yang tertata rapi serta konsisten dengan rencana Tata Ruang Wilayah.
2. Menjadikan Jakarta sebagai kota yang bebas dari masalah-masalah menahun seperti macet, banjir, pemukiman kumuh, sampah dan lain - lain.
     Dalam struktur organisasi Saya termasuk ke dalam pegawai struktural yang mempunyai atasan langsung yang merupakan pejabat eselon IV. Beliaulah yang menilai kinerja masing - masing stafnya dengan menugaskan pejabat 2 tingkat di bawahnya yang merupakan pejabat HR untuk mengevaluasi kami secara langsung. Bisa disebut demikian karena Beliau yang mengatur dan bertanggung jawab terhadap kinerja para staf dan lingkungan rumah tangga kantor secara keseluruhan. Beliau pulalah yang mengatur siapa saja staf yang harus mengikuti job training dan job development seperti Diklat, Tugas Belajar dan lain - lain.
      Penilaian kerja para staf akan ditinjau ulang oleh atasan tertinggi kami dan akan di Acc jika sudah benar - benar memenuhi tugas dan tanggung jawab masing - masing pegawai. Setelah itu penilaian kami akan dikirim kepada Bapak Gubernur Ir. Basuki Tjahaja Purnama, MM untuk dinilai kembali apakah layak atau tidaknya seorang pegawai ditempatkan di Dinas yang telah ditentukan sebelumnya. 
      Penilaian kinerja tersebut diantaranya adalah target tugas yang ditetapkan oleh atasan langsung berdasarkan masing - masing tupoksinya, dan performance pegawai dalam kesehariannya, Seperti datang tepat waktu, berpakaian dengan atribut lengkap dan selalu loyal dengan pimpinan. Selain itu competency pegawai pun dinilai apakah kami mampu melaksanakan tugas yang diberikan secara efektif dan efisien. Dengan adanya penilaian kinerja itulah atasan saya dapat mereview dan mengevaluasi pekerjaan yang telah saya selesaikan dan hal tersebut sangatlah berpengaruh terhadap jenjang karir seperti naik golongan dan jabatan. Terima Kasih.
     

      

PEMIMPIN MANAJERIAL

Menjadi seorang staf, tentunya berharap mempunyai seorang atasan yang baik, pengertian dan dapat membangun semangat kerja. Dalam melaksanakan pekerjaan, saya selalu mendapat support yang positif dan mendorong saya untuk lebih baik dalam menghadapi segala situasi dan kondisi baik di dalam maupun luar kantor. Support dan dorongan itulah yang membuat saya optimis untuk menyelesaikan seluruh tugas yang diberikan dan menyelesaikannya dengan efektif dan efisien. Dengan adanya komunikasi yang baik dengan atasan, saya mendapatkan arahan dan bimbingan yang membangun perkembangan kemampuan diri saya sehingga saya menjadi lebih bergairah dalam bekerja.
      
   Saya menjadi seorang staf yang beruntung karena mempunyai atasan yang dapat menopang para stafnya dalam hal menuntun dan melindungi para stafnya berupa pengawasan dalam pekerjaan. Di bawah kepemimpinannya, saya belajar untuk bertanggung jawab terhadap apa yang saya kerjakan dalam mencapai tujuan perusahaan. Beliau selalu memotivasi saya agar bekerja lebih baik lagi dan selalu memberikan kesempatan untuk belajar bekerjasama di dalam tim dan selalu memberikan feedback yang positif terhadap apa yang telah saya kerjakan sehingga memberikan saya semangat untuk melayani masyarakat dengan memberikan pelayanan prima.

      Saya sangat mengidolakan sosok seorang Jokowi yang tidak lain adalah Presiden yang ke-7 yang baru saja dilantik menjadi orang no 1 di Indonesia. Presiden yang bernama lengkap Ir, H. Joko Widodo ini sangatlah mempunyai sifat yang merakyat. Bagi saya pribadi sosok seorang Pak Jokowi sangatlah unik. Beliau dekat dengan rakyat, mendengarkan aspirasinya dan berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk mereka. Secara umum Bapak Jokowi adalah orang yang memiliki kecenderungan untuk dapat menyelesaikan tugas-tugasnya dengan baik serta selalu ingin membina hubungan baik dengan orang lain.Jokowi dinilai memiliki gaya kepemimpinan demokratis.Hasil survei juga menunjukkan Jokowi memiliki kompleksitas kognitif yang tinggi. Kompleksitas kognitif diasosiasikan dengan perilaku adaptif yang sophisticated dan lebih baik, khususnya pada situasi-situasi ambigu dan membingungkan. Jokowi memiliki rata-rata kognitif kompleksitas yang tinggi karena dinilai mampu mengeluarkan ide-ide cemerlang untuk mengatasi berbagai persoalan negara, mampu melihat permasalahan secara komprehensif dan menerjemahkannya menjadi kebijakan yang konkret, serta mampu melihat permasalahan secara komprehensif dan menterjemahkannya menjadi kebijakan yang konkret di lapangan. 

          Dalam menjalin hubungan dengan orang lain, Jokowi cenderung menawarkan pola hubungan yang hangat, serta memiliki kesopanan atau kerendahan hati yang memadai saat berhubungan dengan orang lain. Jokowi juga dinilai memiliki sifat suka hal-hal baru dan berbeda, serta memiliki ketelitian serta kejelian saat menghadapi persoalan-persoalan. 

          Secara emosional, menurut Saya, Pak Jokowi lebih stabil. Di lain pihak, Jokowi terkesan lemah dan mudah percaya pada orang lain namun,tegas dalam mengambil keputusan. Dalam mengambil keputusan, Jokowi  mau mendengar pendapat orang lain daripada memaksakan pendapatnya sendiri dan lebih mau mendengar pendapat menteri-menteri di kabinet daripada orang-orang dekatnya saat mengambil keputusan terkait kebijakan-kebijakan negara. 

          Selain itu beberapa prediksi kondisi psikologis saat menghadapi persoalan yang dapat dipotret adalah Jokowi akan mampu bekerja di bawah tekanan saat menghadapi masalah berat dan kompleks, serta dapat terhindar dari kelelahan fisik dan mental ketika sudah menjabat. 

          Jadi jelaslah bahwa Bapak Jokowi mempunyai sikap leadership yang luar biasa dalam menjalankan tugasnya memimpin negara Indonesia agar menjadi bangsa yang makin maju dan sejahtera. 
Terima Kasih.

Senin, 13 Oktober 2014

SIKAP DAN KEPUASAN KERJA

PERILAKU DAN KEPUASAN DALAM BEKERJA

      Dari awal ditempatkan di kantor ini, saya sangat menjaga attitude dan cara berfikir saya terutama dalam hal birokrasi. Memang sulit untuk mengikuti arus yang ada. Salah atau benar atasan harus kita ikuti apapun yang menjadi keputusannya itulah yang menjadi perintah yang harus dikerjakan oleh para stafnya. Dalam kedaaan mood yang sedang baik atau tidak, saya harus bisa menyeimbangkan emosi yang ada pada dalam diri saya. 
      Dengan menjaga sikap dan perilaku saya, saya bisa mengendalikan diri saya dalam hal yang berkaitan dengan pekerjaan di kantor. Saya berusaha untuk bekerja dengan efektif dan efisien, tentunya sesuai dengan kemampuan dan keahlian saya. Saya ingin memberikan yang terbaik untuk pekerjaan saya yang pada akhirnya memberikan saya nilai plus.
       Saya sadar apapun bila dikerjakan dengan tulus dan ikhlas pasti akan memberikan hasil yang baik. Oleh karena itu sampai saat ini saya merasa puas terhadap pekerjaan yang saya jalani karena saya merasa target pekerjaan sudah saya capai dan dengan demikian saya dapat mengembangkan potensi yang ada pada dalam diri saya dengan mengetahui kekuatan dan kelemahan diri saya, melihat dan menggunakan kesempatan yang ada di depan mata dan tentunya bersiap menghadapi halangan dan rintangan yang sewaktu - waktu dapat menjadi masalah dalam pekerjaan saya.
         Dengan action yang baik, hasil yang saya dapatkan dalam pekerjaan saya tidaklah sia - sia. Semua berjalan lancar dan tentunya dapat memberikan yang terbaik dan menunjukkannya pada atasan saya. Itu semua memerlukan tahapan - tahapan dimulai dari perencanaan apa saja yang dapat saya kerjakan dan bagaimana saya mengatur pola kerja saya melalui standar - standar kerja yang saya miliki. 

KERAGAMAN DALAM ORGANISASI

RASA KEKELUARGAAN DAN SALING MENGHARGAI
   
       Di tempat saya bekerja sekarang ini, banyak sekali hal - hal yang membuat saya belajar untuk lebih mengerti apa yang dinamakan kebersamaan. Ada sesuatu yang bisa dipahami oleh logika dan adapula yang hanya mengandalkan perasaan sebagai dasarnya. Banyak yang sudah berusia setengah abad tetapi masih aktif menjalani pekerjaan tidak hanya yang berkaitan dengan SOPnya, namun banyak pula yang masih mencari ladang basah lain sebagai pendapatan lain.
      Ada pula yang hanya mengerjakan pekerjaan seadanya sambil menunggu jam pulang kantor. Memang di kantor saya pria lebih mendominasi posisi jabatan yang ada, namun tidak sedikit para ibu yang menjadi orang - orang kepercayaan atasan saya. Mulai dari usia 25 tahun sampai yang hampir pensiun pun ikut mengisi kantor ini. Tapi tidak ada perbedaan yang menjadi jurang diantara kami semua, justru dengan adanya hal ini kami belajar untuk saling memahami satu sama lain dan berusaha menjalin tali silaturahmi.
         Mungkin karena faktor waktu juga yang membawa kami pada rasa kekeluargaan yang tertanam pada diri kami ini. banyak dari beberapa staf yang memang sudah bekerja di tempat ini berpuluh - puluh tahun. Staf yang lebih senior sangat menghargai juniornya begitupun sebaliknya.


         Dengan adanya hal tersebut di atas, saya sangat merasa diorangkan baik oleh atasan maupun teman sejawat. Atasan saya sangat mengerti stafnya baik dalam hal pekerjaan maupun hal di luar pekerjaan dan itu yang membuat saya betah dan tidak merasa diacuhkan. Beliau tidak pernah mendiskriminasi sesuatu hal pada setiap stafnya. Oleh karena itu keanekaragaman yang ada di kantor saya tidak pernah menjadi masalah. itu semua karena adanya rasa saling menghargai dan memahami satu sama lain.

Kamis, 18 September 2014

I love my job..

      Seringkali beberapa orang berfikir bahwa pekerjaan menjadi seorang PNS adalah hal yang tidak keren dan hanya dipandang sebagai pekerjaan yang tidak mempunyai bobot. Padahal menjadi seorang PNS merupakan suatu kebanggaan tersendiri untuk saya pribadi. Bagaimana tidak, peluang untuk menjadi seorang PNS sangatlah kecil dimulai dari awal pendaftaran, proses seleksi hingga kelulusan sampai pengangkatan 100%. Pada tahun 2010, banyak sekali yang menginginkan profesi ini sehingga banyak yang ikut serta dalam tahap seleksi kurang lebih 20.000 orang termasuk saya sedangkan yang lulus sampai tahap akhir hanya 2.000 orang.
      Sebelumnya saya bekerja di sebuah perusahaan swasta milik Perancis yang mana posisi saya saat itu menjadi staf General Affair. Pekerjaan saya sangatlah banyak dan komplek sehingga hanya sedikit waktu luang yang saya miliki bahkan untuk bertemu keluarga saya sendiri. Karena itu saya harus bisa memanfaatkan waktu saya untuk pekerjaan dan keluarga saya. Pada saat saya lulus tahapan seleksi tes PNS, saya berfikir bahwa inilah kesempatan saya untuk merubah kehidupan saya.
       Selama menjadi seorang abdi negara, banyak perubahan yang terjadi dalam kehidupan saya baik dalam segi waktu, pekerjaan, dan kondisi. Dari segi waktu saya mempunyai kewajiban untuk bekerja cepat dan selalu ada untuk masyarakat dalam hal pelayanan prima dan tentu saja bekerja tanpa pamrih adalah hal yang menjadi dasar dalam melakukan pekerjaan mulia ini. Selain kewajiban tersebut, saya mempunyai hak - hak yang dapat dikatakan tidak saya miliki pada saat bekerja di perusahaan swasta seperti halnya gaji dan tunjangan kesehatan yang bisa didapatkan pada masa pensiun dan tidak ada kekhawatiran dalam hal pemecatan pegawai. Hal ini sangatlah banyak dicari orang yang memang untuk saat sekarang ini sangatlah susah mencari pekerjaan. Bukan hanya itu, dalam situasi dan kondisi itu banyak sekali hal - hal yang harus saya pahami di lingkungan birokrasi ini seperti halnya take and give kepada atasan seperti halnya seorang staf harus loyal kepada pimpinan dan lain sebagainya.
       Oleh sebab itu saya berkomitmen untuk tetap menjalani pekerjaan saya sekarang ini menjadi seorang abdi negara yang profesional, taat aturan dan melayani masyarakat dengan tulus.