Sabtu, 06 Desember 2014

PEMIMPIN MANAJERIAL

Menjadi seorang staf, tentunya berharap mempunyai seorang atasan yang baik, pengertian dan dapat membangun semangat kerja. Dalam melaksanakan pekerjaan, saya selalu mendapat support yang positif dan mendorong saya untuk lebih baik dalam menghadapi segala situasi dan kondisi baik di dalam maupun luar kantor. Support dan dorongan itulah yang membuat saya optimis untuk menyelesaikan seluruh tugas yang diberikan dan menyelesaikannya dengan efektif dan efisien. Dengan adanya komunikasi yang baik dengan atasan, saya mendapatkan arahan dan bimbingan yang membangun perkembangan kemampuan diri saya sehingga saya menjadi lebih bergairah dalam bekerja.
      
   Saya menjadi seorang staf yang beruntung karena mempunyai atasan yang dapat menopang para stafnya dalam hal menuntun dan melindungi para stafnya berupa pengawasan dalam pekerjaan. Di bawah kepemimpinannya, saya belajar untuk bertanggung jawab terhadap apa yang saya kerjakan dalam mencapai tujuan perusahaan. Beliau selalu memotivasi saya agar bekerja lebih baik lagi dan selalu memberikan kesempatan untuk belajar bekerjasama di dalam tim dan selalu memberikan feedback yang positif terhadap apa yang telah saya kerjakan sehingga memberikan saya semangat untuk melayani masyarakat dengan memberikan pelayanan prima.

      Saya sangat mengidolakan sosok seorang Jokowi yang tidak lain adalah Presiden yang ke-7 yang baru saja dilantik menjadi orang no 1 di Indonesia. Presiden yang bernama lengkap Ir, H. Joko Widodo ini sangatlah mempunyai sifat yang merakyat. Bagi saya pribadi sosok seorang Pak Jokowi sangatlah unik. Beliau dekat dengan rakyat, mendengarkan aspirasinya dan berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk mereka. Secara umum Bapak Jokowi adalah orang yang memiliki kecenderungan untuk dapat menyelesaikan tugas-tugasnya dengan baik serta selalu ingin membina hubungan baik dengan orang lain.Jokowi dinilai memiliki gaya kepemimpinan demokratis.Hasil survei juga menunjukkan Jokowi memiliki kompleksitas kognitif yang tinggi. Kompleksitas kognitif diasosiasikan dengan perilaku adaptif yang sophisticated dan lebih baik, khususnya pada situasi-situasi ambigu dan membingungkan. Jokowi memiliki rata-rata kognitif kompleksitas yang tinggi karena dinilai mampu mengeluarkan ide-ide cemerlang untuk mengatasi berbagai persoalan negara, mampu melihat permasalahan secara komprehensif dan menerjemahkannya menjadi kebijakan yang konkret, serta mampu melihat permasalahan secara komprehensif dan menterjemahkannya menjadi kebijakan yang konkret di lapangan. 

          Dalam menjalin hubungan dengan orang lain, Jokowi cenderung menawarkan pola hubungan yang hangat, serta memiliki kesopanan atau kerendahan hati yang memadai saat berhubungan dengan orang lain. Jokowi juga dinilai memiliki sifat suka hal-hal baru dan berbeda, serta memiliki ketelitian serta kejelian saat menghadapi persoalan-persoalan. 

          Secara emosional, menurut Saya, Pak Jokowi lebih stabil. Di lain pihak, Jokowi terkesan lemah dan mudah percaya pada orang lain namun,tegas dalam mengambil keputusan. Dalam mengambil keputusan, Jokowi  mau mendengar pendapat orang lain daripada memaksakan pendapatnya sendiri dan lebih mau mendengar pendapat menteri-menteri di kabinet daripada orang-orang dekatnya saat mengambil keputusan terkait kebijakan-kebijakan negara. 

          Selain itu beberapa prediksi kondisi psikologis saat menghadapi persoalan yang dapat dipotret adalah Jokowi akan mampu bekerja di bawah tekanan saat menghadapi masalah berat dan kompleks, serta dapat terhindar dari kelelahan fisik dan mental ketika sudah menjabat. 

          Jadi jelaslah bahwa Bapak Jokowi mempunyai sikap leadership yang luar biasa dalam menjalankan tugasnya memimpin negara Indonesia agar menjadi bangsa yang makin maju dan sejahtera. 
Terima Kasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar